Selamat datang di website resmi Bank Lampung

Kamis, 19 September 2019

Bank Lampung Dan KPK Gelar Rakor Evaluasi Implementasi Tapping Box Dan Sosialisasi Pencegahan Korupsi, Gratifikasi, Dan Collection Fee Transaksi Perbankan

Beranda / Berita / Bank Lampung dan KPK Gelar Rakor Evaluasi Implementasi Tapping Box dan Sosialisasi Pencegahan Korupsi, Gratifikasi, dan Collection Fee Transaksi Perbankan

Bank Lampung dan KPK Gelar Rakor Evaluasi Implementasi Tapping Box dan Sosialisasi Pencegahan Korupsi, Gratifikasi, dan Collection Fee Transaksi Perbankan

Rabu, 28 Agustus 2019

PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung, Memfasilitasi Rapat Koordinasi Evaluasi Implementasi Tapping Box dan Sosialisasi Pencegahan Korupsi, Gratifikasi dan Pengarahan Oleh Satgas KPK wil. III, bertempat di Ballroom Hotel Horison, Bandarlampung, Rabu (28/8/2019).

Hadir sebagai peserta, Perwakilan dari OJK, BI, Inspektorat, BPPRD, BPKAD, Dinas PUPR/Bina Marga, Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, Dinas Kesehatan, Dinas Perizinan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan seluruh Kab/Kota se-Prov Lampung.

Untuk narasumber dalam rakor tersebut, Satgas Korsup Pencegahan wilayah III KPK, Dian Patria, Direktur Bisnis Bank Lampung Nurdin, (Vendor Tapping Box) Direktur FTF Globalindo : Bangun Jocelyn Tobing, dan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandar Lampung Yanwardi.

Direktur Bisnis Bank Lampung, Nurdin memaparkan, sosialisasi Tapping Box diperuntukan agar wajib pajak untuk setor, seperti parkir hiburan, Restoran dan Hotel.


Adanya Tapping Box di Bandar Lampung, sangat mendongkrak pendapatan daerah, yang secara otomatis juga dapat meningkatkan pemasukan bagi Bank Lampung sebagai bank pembangunan daerah.

Sementara itu, Satgas Korsup Pencegahan KPK wilayah III, Dian Patria memaparkan, untuk saat ini Tapping box masih diperuntukkan untuk wilayah Bandarlampung, dan terus dimaksimalkan.

Melihat banyak manfaatnya Tapping box untuk pendapatan daerah, maka alat tersebut juga akan dipasang diberbagai kabupaten kota di Lampung.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandar Lampung Yanwardi, dalam kesempatan itu menjelaskan, hingga saat ini baru ada sekitar 300 Tapping box yang terpasang di Bandarlampung, dan diutamakan usaha yang sudah besar.

Share this post on :